Hati-hati, Diabetes Banyak Menyerang Orang Usia Produktif

Thursday, May 21, 2015 @ 07:05 AM
posted by admin
“Saat ini, di Indonesia tercatat ada 8,6 juta orang yang terkena diabetes, meningkat cukup besar dari tahun 2007. Angka ini juga membuat Indonesia menempati peringkat ketujuh dari negara dengan penderita diabetes terbanyak tahun ini,” ujar Prof Achmad saat ditemui pada acara Workshop for Journalist and Writing Competition yang digekar PT Novo Nordisk Indonesia di Oakwood Premier Cozmo, Jl Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2014).
Prof Achmad mengungkapkan dari 8,6 juta orang yang menderita diabetes, 5 hingga 10 persen di antaranya sudah menderita komplikasi akibat penyakit itu. Sedangkan 50 persen di antaranya diketahui sebelumnya bahwa mereka belum mengerti tentang diabetes.
“50 Persen dari 8,6 juta orang itu tidak terlalu paham mengenai diabetes. Lalu 30 persen menderita diabetes yang bermasalah dengan gula darah saja. Sedangkan 10 persennya sudah sampai pada tahap komplikasi,” tambah Prof Achmad yang merupakan Ketua dari Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni).
Dari 8,6 juta orang pasien diabetes, usia pengidapnya bermacam-macam. Pasien diabetes terbanyak terdapat pada usia 40-59 tahun. Sedangkan kedua terbanyak pada usia 20-39 tahun. Dari keseluruhan, tercatat pasien diabetes berada pada range usia 20-79 tahun. Hal ini cukup disayangkan, mengingat pasien diabetes terbanyak adalah usia yang dibilang produktif.
“Sebagian besar penderita diabetes ini dialami pada orang yang cenderung berada pada usia produktif. Padahal diabetes ini dapat mengganggu produktivitas orang,” tutur Prof Achmad.
Melihat kenyataan ini, Prof Achmad sangat menyarankan para anak muda untuk lebih berhati-hati akan risiko terkena diabetes. Karena diabetes bisa dialami pada siapa saja, tidak hanya sekadar bergantung pada riwayat keturunan yang mengalami diabetes. Angka pasien diabetes di Indonesia pun dianggap akan terus bertambah setiap tahunnya jika tidak ada pencegahan apapun. (End)
——
Terima kasih Pak Prof, nah, saran dari Saya adalah, perhatikanlah setiap sarapan dan makan anda, apakah setiap hari digenjot dengan sarapan berkarbohidrat tinggi, yang tentu Glikemik indeknya tinggi.

Leave a Reply