Archive for December, 2015

Resolusi 2016 – Resolusi Sehat

Thursday, December 31, 2015 @ 12:12 PM
posted by admin

Sekarang tanggal 31 Desember 2015. Sudah menjadi kebiasaan di kalangan kita membuat resolusi yang ingin dicapai di tahun baru 2016.

sebagian besar membuat resolusi dalam hal pencapaian materi, Misal, mau kerja dimana, mau gaji berapa, mau punya Rumah, Mobil baru, motor baru, dll.

Ada satu Resolusi yang sering orang lupakan, yaitu RESOLUSI SEHAT 2016.

meskipun parameter ‘Sehat’ itu banyak hal, tetapi bisa disesuaikan dengan peningaktan kesehatan yang umum, dan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing. Misal bagi yang sudah bertahun-tahun kelebihan berat badan, bisa jadi Resolusi sehatnya adalah TURUN BERAT BADAN 20 kg (misalnya). Bagi yang sering mengalami sakit, makan mungkin resolusinya adalah, Mengubah Pola hidup lebih sehat yaitu dengan Berolahraga dan makan makanan yang sehat. dll

Bahayanya jika Lari Pakai Jaket

Sunday, December 13, 2015 @ 04:12 PM
posted by admin

Ilustrasi (Foto: Getty Images)

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernah melihat orang berlari pada siang hari dengan memakai jaket? Entah apa tujuannya, tetapi berlari menggunakan jaket pada cuaca panas sama sekali tidak ada gunanya. Tindakan salah kaprah tersebut justru bisa berakibat fatal bagi tubuh.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Zaini Siregar dari Royal Sport Medicine Center Jakarta mengungkapkan, lari memakai jaket bisa membuat tubuh dehidrasi karena terlalu banyak cairan yang dikeluarkan. Setelah itu, suhu tubuh bisa menjadi sangat tinggi hingga akhirnya menyebabkan heat stroke jika tidak segera mengonsumsi cairan.

read more

Mengatasi Penumpukan Lemak di Hati

Thursday, December 10, 2015 @ 10:12 PM
posted by admin

JAKARTA, KOMPAS.com – Penumpukan lemak di sekitar hati atau dikenal dengan perlemakan hati biasanya dialami oleh orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Mayoritas kasus perlemakan hati memang tak selalu berkembang menjadi berat sehingga banyak orang mengabaikannya. Padahal, jika dibiarkan bertahun-tahun, perlemakan hati bisa menyebabkan masalah serius, seperti pengerasan hati atau sirosis hingga kanker hati.

Untuk itu, perlemakan hati harus segera diatasi. Dr. Laurentus A Lesmana, SpPd-KGEG mengatakan, langkah awal mengatasi perlemakan hati adalah dengan modifikasi gaya hidup menjadi lebih sehat.

“Lakukan diet rendah lemak dan karbohidrat, serta melakukan olahraga teratur untuk mengatasi perlemakan hati. Jangan hanya duduk saja atau tidak bergerak aktif,” ujar Laurentus di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, Senin (7/12/2015).

Tujuan dari pengubahan gaya hidup adalah mengurangi lemak dalam tubuh atau berat badan berlebih. Selain itu, hindari minum alkohol dan merokok.

Bila modifikasi gaya hidup tidak berhasil, barulah konsumsi obat untuk mengatasi perlemakan hati. Akan tetapi, konsumsi obat akan percuma jika pola makan tak sehat.

Kemudian, olahraga teratur minimal 150 menit per minggu. “Dengan hidup sehat, perlemakan hati bisa dicegah dan mencegah perlemakan hati berkembang menjadi peradangan, sirosis hati, juga kanker hati,” jelas Laurentus.

sumber : Health.kompas.com

read more