Archive for the ‘Info Kesehatan’ Category

Wednesday, August 17, 2016 @ 11:08 AM
posted by admin

APAPUN YANG TERJADI PATUT DISYUKURI

(Fan Shi Gan Ji)

(dari kisa Motivasi Andrie Wongso)

Alkisah ada orang yang bijak berkata “Hidup ini indah, hidup ini begitu menakjubkan, akan tetapi kita manusia terlalu rewel dan penuh syarat, bahkan sebagian besar tidak benar-benar hidup, sehingga hidup menjadi terasa sulit, berat dan menyengsarakan”. Rasanya ungkapan itu mengandung kebenaran dan hampir sama dengan semangat kisah berikut ini.

Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaran berburu.

Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnya raja pergi berburu ke hutan. Karena kurang hati-hati, terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja terpotong oleh pisauyang sangat tajam. Raja bersedih dan meminta pendapat dari seorang penasihatnya.  Sang penasehat mencoba menghibur dengan kata-kata manis, tapi raja tetap sedih. Karena tidak tahu lagi apa yang mesti diucapkan untuk menghibur raja, akhirnya penasehat itu berkata: ‘Baginda, FAN SHI GAN JI, apa pun yang terjadi patut disyukuri ‘. Mendengar ucapan penasehatnya itu sang raja langsung marah besar.  ‘Kurang ajar ! Kena musibah bukan dihibur tapi malah disuruh bersyukur…!’ Lalu raja memerintahkan pengawalnya untuk menghukum penasehat tadi dengan hukuman tiga tahun penjara.

read more

Memilih rasa sakit itu Kawan atau Musuh.

Monday, June 27, 2016 @ 07:06 AM
posted by admin

Misal di Saat anda flu dianggap menjadi kawan, berarti dia membarikan informasi bermanfaat bagi anda, kalau saat itu, tubuh anda sedang menurun staminanya, atau mengingatkan kalau anda perlu asupan nutrisi yang lebih baik, atau pada saat itu anda diingatkan untuk mengambil waktu untuk beristirahat karena mungkin anda saat itu terlalu lelah tanpa anda sadari.

- Jaga asupan Nutrisi Seimbang Anda
- Cukupi Istirahat
- Imbangi dengan Olahraga

www.tips-dietsehat.com

Sumber serat makanan

Sunday, June 12, 2016 @ 10:06 AM
posted by admin

Serat pada makanan sangat penting untuk kebutuhan proses metabolisme tubuh kita. Tiap sumber serat memiliki kandungan serat yg berbeda beda:

SUmber dan follow FB nya Herbalife –> https://www.facebook.com/HerbalifeIndonesiaOfficial/?fref=photo

lebih dari 1000 PNS dki Obesitas

Thursday, April 21, 2016 @ 06:04 AM
posted by admin

Lebih dari 1000 PNS DKI Obesitas

Rabu, 20 April 2016

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan tes kesehatan terhadap 2000 PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tahun 2015. Hasil pemeriksaan menunjukkan, sebanyak 62,3 persen PNS DKI obesitas atau kelebihan berat badan. Faktor risiko 16,5 persen merokok dan 65 persen kurang olahraga.

“Gaya hidup tidak sehat ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di sela acara “Jakarta Lawan Diabetes” di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016).

Obesitas merupakan faktor risiko berbagai penyakit, seperti diabetes dan jantung. Koesmedi mengungkapkan, dari 2000 sampel itu juga didapati 5,6 persen diabetes dan 24 persen hipertensi.

Penyakit tidak menular menempati urutan tertinggi kasus penyakit di Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Di Jakarta, kasus tertinggi yaitu, stroke, kecelakaan lalu lintas, penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

“Kanker ini 10 tahun lalu belum masuk 10 besar penyakit yang tinggi prevalensinya,” kata Koesmedi.

Menurut dia, gaya hidup tidak sehat telah menyebabkan perubahan tren penyakit, yakni meningkatkan kasus penyakit tidak menular.

Kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia pun terus meningkat, dari 49,9 persen tahun 2001 menjadi 59,5 persen tahun 2007.

Koesmedi mengatakan, pengendalian penyakit tidak menular mulai dilakukan melalui pos pembinaan terpadu (Pospindu) untuk melakukan deteksi penyakit.

Tim dari Dinas Kesehatan DKI juga melakujan Ketuk pintu layani dengan hati (KPLDH) ke sejumlah rumah warga, untuk melakukan pemeriksaan warga dan lingkungan sekitar.

www.tips-dietsehat.com

Gaya Hidup Penyebab Kematian Kian Dominan

Tuesday, February 16, 2016 @ 10:02 AM
posted by admin

7 Januari 2016
Jumlah kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia terus meningkat. Hal tersebut mengubah tren penyebab kematian pada sekitar 1990-an yang mayoritas penyebabnya ialah penyakit menular atau wabah. Perubahan gaya hidup dan mobilitas masyarakat dianggap menjadi faktor utama tingginya kematian akibat PTM tersebut.
“Trennya sudah sangat berbeda sekarang. Penyakit menular seperti Tb dan diare sudah tidak lagi menjadi yang terbanyak,” ungkap Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di kantor Kemenkes, Jakarta, kemarin.
Berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes, pada 1990, angka kematian akibat PTM di Indonesia berada pada angka 37%. Angka tersebut terus mengalami kenaikan. Pada 2000, kematian akibat PTM menjadi 49%. Selanjutnya pada 2010 angka tersebut kembali meningkat menjadi 58%. Terakhir, hingga pertengahan 2015, diketahui JUMLAH kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia terus meningkat. Hal tersebut mengubah tren penyebab kematian pada sekitar 1990-an yang mayoritas penyebabnya ialah penyakit menular atau wabah. Perubahan gaya hidup dan mobilitas masyarakat dianggap menjadi faktor utama tingginya kematian akibat PTM tersebut.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Sunday, February 7, 2016 @ 09:02 PM
posted by admin
Saat ini sedang musim musim nya terkena sakit.
Sehat dan sakit memang episode dalam hidup, siapa saja bisa kena. Itu kehendak Alloh SWT.
Mari kita maksimalkan ikhtiar dengan menjaga imunitas tubuh kita.
karena secara konsep hidup virus/bakteri, setiap orang sesungguhnya bisa kena virus/bakteri. Bagi tubuh yang memiliki data tahan tubuh yang lebih baik, virus/bakteri tidak mudah memperbanyak diri dalam tubuh kita.

Manfaat Menurunkan berat badan 5% – 10 %

Sunday, February 7, 2016 @ 02:02 PM
posted by admin

Benefits of 5-10 Percent Weight-loss
by Nadia B. Pietrzykowska, MD, FACP

When thinking about weight-loss, one often has an “ideal” body weight in mind or an ultimate weight-loss goal. It’s very common for people to think that unless they lose dozens of pounds, they will not be any healthier.

This is a misconception. Studies have shown that health benefits resulting from weight-loss are evident with a weight reduction as low as 5-10 percent. This means that an individual that weighs 200 pounds will benefit greatly from losing 10 to 20 pounds.

There’s scientific evidence that many obesity-related conditions improve with a 5-10 percent weight-loss. Let’s look at these related conditions and see how modest weight-loss may greatly improve them and your overall quality of health:

Cholesterol
Although we have good medications that decrease our “bad” cholesterol also called LDL cholesterol, doctors and patients alike know how hard it is to increase the “good” cholesterol otherwise known as “HDL cholesterol” even by a few points.
read more

Resolusi 2016 – Resolusi Sehat

Thursday, December 31, 2015 @ 12:12 PM
posted by admin

Sekarang tanggal 31 Desember 2015. Sudah menjadi kebiasaan di kalangan kita membuat resolusi yang ingin dicapai di tahun baru 2016.

sebagian besar membuat resolusi dalam hal pencapaian materi, Misal, mau kerja dimana, mau gaji berapa, mau punya Rumah, Mobil baru, motor baru, dll.

Ada satu Resolusi yang sering orang lupakan, yaitu RESOLUSI SEHAT 2016.

meskipun parameter ‘Sehat’ itu banyak hal, tetapi bisa disesuaikan dengan peningaktan kesehatan yang umum, dan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing. Misal bagi yang sudah bertahun-tahun kelebihan berat badan, bisa jadi Resolusi sehatnya adalah TURUN BERAT BADAN 20 kg (misalnya). Bagi yang sering mengalami sakit, makan mungkin resolusinya adalah, Mengubah Pola hidup lebih sehat yaitu dengan Berolahraga dan makan makanan yang sehat. dll

Bahayanya jika Lari Pakai Jaket

Sunday, December 13, 2015 @ 04:12 PM
posted by admin

Ilustrasi (Foto: Getty Images)

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernah melihat orang berlari pada siang hari dengan memakai jaket? Entah apa tujuannya, tetapi berlari menggunakan jaket pada cuaca panas sama sekali tidak ada gunanya. Tindakan salah kaprah tersebut justru bisa berakibat fatal bagi tubuh.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Zaini Siregar dari Royal Sport Medicine Center Jakarta mengungkapkan, lari memakai jaket bisa membuat tubuh dehidrasi karena terlalu banyak cairan yang dikeluarkan. Setelah itu, suhu tubuh bisa menjadi sangat tinggi hingga akhirnya menyebabkan heat stroke jika tidak segera mengonsumsi cairan.

read more

Mengatasi Penumpukan Lemak di Hati

Thursday, December 10, 2015 @ 10:12 PM
posted by admin

JAKARTA, KOMPAS.com – Penumpukan lemak di sekitar hati atau dikenal dengan perlemakan hati biasanya dialami oleh orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Mayoritas kasus perlemakan hati memang tak selalu berkembang menjadi berat sehingga banyak orang mengabaikannya. Padahal, jika dibiarkan bertahun-tahun, perlemakan hati bisa menyebabkan masalah serius, seperti pengerasan hati atau sirosis hingga kanker hati.

Untuk itu, perlemakan hati harus segera diatasi. Dr. Laurentus A Lesmana, SpPd-KGEG mengatakan, langkah awal mengatasi perlemakan hati adalah dengan modifikasi gaya hidup menjadi lebih sehat.

“Lakukan diet rendah lemak dan karbohidrat, serta melakukan olahraga teratur untuk mengatasi perlemakan hati. Jangan hanya duduk saja atau tidak bergerak aktif,” ujar Laurentus di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, Senin (7/12/2015).

Tujuan dari pengubahan gaya hidup adalah mengurangi lemak dalam tubuh atau berat badan berlebih. Selain itu, hindari minum alkohol dan merokok.

Bila modifikasi gaya hidup tidak berhasil, barulah konsumsi obat untuk mengatasi perlemakan hati. Akan tetapi, konsumsi obat akan percuma jika pola makan tak sehat.

Kemudian, olahraga teratur minimal 150 menit per minggu. “Dengan hidup sehat, perlemakan hati bisa dicegah dan mencegah perlemakan hati berkembang menjadi peradangan, sirosis hati, juga kanker hati,” jelas Laurentus.

sumber : Health.kompas.com

read more