Pregnancy exercise & nutrition

Program diet ditawarkan ber-KONSEP NUTRISI. Sehingga kebutuhan Nutrisi Sel Tubuh PASTI Terpenuhi. Klik disini lihat PRODUK!

read more

Your blood sugar levels

Program Nutrisi Harian Anda ditambah dengan gaya hidup aktif anda, anda akan menjadi berhasil mendapatkan berat badan yang ideal

read more

Exercise and Physical Fitness

Sudah banyak Keberhasilan dari produk Herbalife,Apakah anda ingin Sukses spt Mereka? TANYAKAN kpd KAMI caranya,Kami siap membantu.

read more

Buncit karena Lemak Visceral Tingkatkan Risiko Diabetes

Thursday, July 2, 2015 @ 07:07 AM
posted by admin
Linda Mayasari – detikHealth
Jakarta, Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan salah satu faktor risiko terbesar diabetes tipe 2. Tetapi risiko tersebut terjadi pada penderita obesitas yang disebabkan oleh timbunan jenis lemak tertentu. Kurangi risiko diabetes dengan membakar jenis lemak tersebut!
“Tidak semua orang yang menderita obesitas berisiko tinggi terhadap diabetes, hal ini tergantung pada jenis lemak apa yang menyebabkan kegemukan,” kata James de Lemos, MD, pemimpin studi dan profesor kedokteran internal di University of Texas Southwestern, seperti dilansir Prevention, Kamis (20/09/2012).
Obesitas bisa disebabkan oleh tumpukan lemak visceral, yaitu jenis lemak yang mengelilingi organ internal. Kelebihan lemak visceral di sekitar organ dalam biasanya ditandai dengan perut yang membuncit, atau disebut juga obesitas sentral.
Menurut sebuah studi baru di Journal of American Medical Association, jenis lemak ini diketahui berkontribusi terhadap peningkatan risiko diabetes.

Hati-hati, Diabetes Banyak Menyerang Orang Usia Produktif

Thursday, May 21, 2015 @ 07:05 AM
posted by admin
“Saat ini, di Indonesia tercatat ada 8,6 juta orang yang terkena diabetes, meningkat cukup besar dari tahun 2007. Angka ini juga membuat Indonesia menempati peringkat ketujuh dari negara dengan penderita diabetes terbanyak tahun ini,” ujar Prof Achmad saat ditemui pada acara Workshop for Journalist and Writing Competition yang digekar PT Novo Nordisk Indonesia di Oakwood Premier Cozmo, Jl Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2014).
Prof Achmad mengungkapkan dari 8,6 juta orang yang menderita diabetes, 5 hingga 10 persen di antaranya sudah menderita komplikasi akibat penyakit itu. Sedangkan 50 persen di antaranya diketahui sebelumnya bahwa mereka belum mengerti tentang diabetes.
“50 Persen dari 8,6 juta orang itu tidak terlalu paham mengenai diabetes. Lalu 30 persen menderita diabetes yang bermasalah dengan gula darah saja. Sedangkan 10 persennya sudah sampai pada tahap komplikasi,” tambah Prof Achmad yang merupakan Ketua dari Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni).

Peneliti Pastikan Istilah ‘Gemuk Tapi Sehat’ Hanya Mitos

Thursday, May 21, 2015 @ 06:05 AM
posted by admin
Istilah gemuk tapi sehat masih sering didengar di keseharian. Artinya, terdapat orang-orang gemuk yang nyatanya tidak memiliki masalah kesehatan. Padahal, sebenarnya kondisi ‘gemuk tapi sehat’ hanyalah sebuah fase masalah kesehatan yang tertunda.
Ya, studi yang dilakukan peneliti di University College London menegaskan bahwa keadaan gemuk tapi sehat hanya fase tertunda dari makin gemuknya seseorang yang dibarengi dengan gangguan kesehatan. Untuk studi ini, peneliti melibatkan sekelompok pekerja usia 39-62 tahun.
Selama 20 tahun, perubahan kesehatan peserta akan dicatat dengan interval lima tahun. Di awal penelitian, 66 peserta diberi label ‘orang dewasa gemuk yang sehat’ dengan BMI lebih dari 30 dan tingkat metabolisme, termasuk kolesterol, tekanan darah, dan gula darah yang normal.
Nah, setelah 20 tahun diamati, separuh dari peserta telah membuat catatan bahwa fungsi metabolik mereka menjadi tidak sehat, meskipun tanpa disertai perubahan berat badan. Dikatakan ketua peneliti, Joshua Bell, waktu adalah faktor utama terjadinya perubahan tersebut.
“Memang untuk satu waktu tertentu, kelebihan bobot belum terlihat pengaruhnya pada fungsi metabolisme tubuh dilihat dari kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah. Tapi seiring berjalannya waktu, fungsi metabolisme ini pun akan terganggu,” tutur Bell.
“Dengan kata lain, istilah gemuk tapi sehat atau fit outside fat inside tidak ada. Karena dalam jangka waktu panjang, bagaimanapun kegemukan bisa berakibat buruk pada kesehatan” imbuh Bell dalam laporannya di Journal of The read more

JAKARTA – Kesibukan sering kali menjadi alasan utama orang untuk tidak memulai hari dengan sarapan. Padahal, kegiatan makan di pagi ini adalah salah satu bagian penting untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Menurut Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS, sarapan sehat belum sepenuhnya terpenuhi di Indonesia. Dia menyatakan, 7 dari 10 orang di Indonesia tidak tahu dan tidak terpenuhi sarapan sehat setiap harinya.
read more

Bisa turun 22kg, sesuatu banget ya

Saturday, July 12, 2014 @ 08:07 AM
posted by admin

Turun berat badan 22kg, dengan cara sehat dan aman itu yang dicari.

Bekerja menjadi seorang PNS dengan godaan makanan cemilan membuat keinginan untuk turun berat badan menjadi kesulitan.

Dengan mengganti sarapan pagi dan makan malam dan menjaga cemilah, bisa tuh turun 22kg tanpa harus bersusah payah diet ketat.

Enak pula sarapan dan makan malamnya, ada rasa coklat, berry atau vanilla

Silahkan konsul tlp/sms/wa
Wanita : 08129993645 / pin BB 2AE26ED5
Pria : 081808885463 pin BB 2922F210

*Tiap orang hasilnya bisa berbeda

Tips sehat..

Seorang yang obesitas, kalau konsultasi kepada DOKTER sekalipun, pasti akan memintanya untuk menurunkan berat badan.

Dan, belum dengar dokter akan menyuruhnya untuk melakukan olah raga berat atau mengurangi asupan makan.
Yang, jelas, dokter yang baik akan memintanya untuk MERUBAH pola hidup dan pola MAKAN yang sehat.

Tidak perlu olahraga berat, untuk Turun berat badan dengan cara yang sehat silahkan tlp/sms/Wa ke saya 08199993645 Saya sudah turun 11kg dengan cara yang sehat dan mudah serta simple

#Obesitas #Sarapansehat #Dietsehat #Hidupsehat #LAngsing

Vitamin C

Saturday, July 12, 2014 @ 07:07 AM
posted by admin

10. Vitamin C
Fungsi: Menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan kolestrol, serta dalam dosis tinggi mencegah penyakit jantung, hipertensi, diabetes mellitus dan kanker.
Sumber makanan: Buah-buahan, misalnya jeruk, tomat, papaya dan sayuran hijau lainnya.
Akibat defisiensi/ kekurangan vitamin C: penyakit sariawan atau skorbut, mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain

#Vitamin #Multivitamin #Dietsehat #sarapan #sarapansehat

Pola Puasa Sehat, dapat hadiah berat badan ideal saat Lebaran tiba

Saturday, July 12, 2014 @ 07:07 AM
posted by admin

Lebaran Tahun ini ingin penampilan lebih baik?
Kelebihan berat badan ini mesti berkurang dengan sehat di 1 Syawal nanti.

Selama puasa malah lebih efektif, tinggal perhatikan teman sahur dan saat buka
Silahkan konsul tlp/sms/wa
Wanita : 08129993645 / pin BB 2AE26ED5
Pria : 081808885463 pin BB 2922F210
#ramadhan #sahur #sarapan #langsing

Sahur Sehat dengan Nutrisi Seimbang

Saturday, July 12, 2014 @ 07:07 AM
posted by admin

Siapapun pilihan presiden.
Sahurnya tetap Shake Nutrition.
Mengandung 24hal yang dibutuhkan untuk sel tubuh.
Cukup dengan air dingin 300ml plus 3sendok shake nutrition, memenuhi simplenya sahur anda.
Produk dan konsultasi
Tlp/sms/wa 08129993645
081808885463 pin BB 2922F210
#sahur #puasa #sarapansehat #k_ss

Tak Cuma Turunkan Bobot, Diet Rendah Kalori Juga Tunda Penuaan Organ

Saturday, July 12, 2014 @ 07:07 AM
posted by admin

Jakarta, Jika selama ini diet rendah kalori kerap dianggap hanya bisa membantu menurunkan berat badan dan menjadikan bentuk tubuh lebih proporsional, maka kini sebuah studi mengungkapkan bahwa mengurangi asupan kalori juga memiliki manfaat lain.

Ya, sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology menyebutkan bahwa membatasi kalori memperlambat penuaan pada manusia. Untuk membuktikan hal ini, dilakukan penelitian dengan memberikan kalori tetap pada angka 1600 kalori sehari.

Selain jumlah kalori yang tetap, responden juga tidak diizinkan mengonsumsi kalori tambahan dari produk kembang gula, minuman ringan dan makanan olahan. Hal ini dilakukan agar bisa dipastikan bahwa setiap kalori yang dikonsumsi merupakan kalori bergizi.

Hasilnya dalam lebih dari 7 tahun dipantau responden mengalami penurunan berat badan rata-rata lebih dari 20 kg. Manfaat lainnya, mereka memiliki tekanan darah, insulin dan lemak darah yang hampir stabil serta setingkat dengan orang muda.

“Diduga hasil ini didapat karena jantung menjadi fleksibel, sebab seiring pertambahan usia organ ini kerap mengalami penegangan,” ungkap dr Norman Swan, dari University of Aberdeen, seperti dikutip dari ABC Australia, Kamis (10/7/2014).

read more